Pre Order Snow Leopard Murah Meriah
Apple Mac OS X: Snow Leopard siap untuk pre-order dari AppleStore Indonesia. Snow Leopard yang sedianya rilis tanggal 28 Agustus ini sudah bisa di pre order dengan harga yang bisa dibilang murah meriah. Cukup Rp. 379 ribu termasuk pajak dan ongkos kirim.
Menurut saya, ini kesempatan bagus buat update, karena harganya masih masuk di akal, mengingat fitur fitur dan janji perbaikan dari Apple. Jadi, buat yang kebetulan pakek Mac OSX dan lagi ada duit lebih, silahkan pre order Snow Leopard di Apple Store Indonesia disini
Howto: Apache, PHP and MySQL on OSX
Apache, PHP and MySQL on OSX — nice step by step tutorial to run Apache, PHP, and MySQL server on your OSX by @anima gak perlu MAMP lagi sodara-sodara!
Kenapa Mesti Mac?
Beberapa waktu yang lalu, saya diminta merekomendasikan jenis dan spesifikasi komputer oleh salah seorang teman saya. Komputer itu rencananya bakal dipakai untuk pekerjaan di bidang media massa.
Tanpa pikir panjang, saya pun merekomendasikan sebuah iMac, yang memang harganya bisa dibilang semahal gambreng. Seribu enam ratus dolar Amerika. Ya, seribu enam ratus sodara-sodara. Bandingkan dengan PC rakitan, mungkin bisa dapet tiga!
Mahal? Relatif. Karena dengan harga sebegitu, sudah didapat komputer dengan spesifikasi yang mantab –saya pernah membuka sebuah file gambar resolusi tinggi berukuran 600 MB, dan tidak mengalami kendala apapun dengan komputer jenis ini, sebuah OS asli, dan resiko terkena badware lebih kecil.
Buset! Mahal amat? Beneran kudu yang itu? Kata temen saya? Dan saya jawab, ndak kudu sih. Cuma, kalo mau lebih produktif, dan gak mau terlalu dirisaukan oleh badware, komputer yang ini pilihan tepat.
Populasi virusnya hampir bisa dibilang tidak ada, kestabilan dan kekompatibilitasan antar komponen jauh lebih terjamin. Dan juga sebuah sistem operasi yang jauh lebih stabil, karena dikhususkan untuk komputer itu. Saya tidak melihat alasan untuk tidak memilih komputer ini. Soal harga, umm… Untuk sebuah pekerjaan dimana waktu sangat berharga, saya pikir sepadan kok dibandingkan dengan minimalnya kerepotan yang bakal ditimbulkan. Toh cuma selisih sedikit dengan software desktop publishing yang nantinya bakal mesti dibeli juga.
Contreng Apelnya!
Ini bukan kampanye, tapi… Obrolan ndak mutu soal Apple, Mac OS, komunitas dan para pelatahnya!
Kali ini saya pengen ngomongin soal (lagi-lagi) oknum komunitas. Hahaha! Yang namanya oknum memang dimana-mana ada. Enggaknya pegawai negeri, polisi sampe komunitas pengguna komputer pun pasti ada yang namanya oknum. – oknum artinya apaan sih betewe?
Saya memang fans berat produk Apple Computer. Karena menurut saya, mereka membuat sesuatu itu secara almost perfect, flawless. Dan mungkin juga banyak orang yang sependapat dengan saya. Sehingga Apple banyak disukai orang, terutama bagi yang ogah pusing, ogah ribet dan pengen mendapatkan pengalaman out of the box yang baik. Hidupkan, langsung jalan.
Banyak diantara orang yang ogah pusing itu adalah profesional yang selalu membutuhkan pekerjaan nya bisa diselesaikan dengan komputer hampir tanpa memikirkan error di komputernya. Bertahun-tahun Apple dan Mac OS yang stabil itu menjadi andalan para profesional.
Dengan komputer yang bisa diandalkan, para profesional itu tak sedikit yang mendapatkan bayaran bagus karena produktifitasnya, dan akhirnya masuk kedalam golongan kaum mapan.
Dari sinilah masalah mulai terjadi, banyak yang beranggapan kalo orang mapan, punya duit pasti pakek Apple Mac. Dan muncul lah para newcomer-newcomer Mac yang bisa saya bilang MENYEBALKAN! Setidaknya dalam sudut pandang saya.
Bagaimana tidak menyebalkan? Banyak newcomer itu yang menyamakan membeli Mac sama dengan membeli BMW ato Mercedes di dunia otomotif. They buy the brand! Membeli merk, dan membeli gengsi kelas sosial, tanpa tahu, sebab musabab mengapa orang-orang mapan itu pakek Mac. Dan, tak berhenti sampai disitu, harga Mac yang terkesan lebih mahal turut menambah runyam suasana.
Jadi? Saya mengikuti salah satu musisi yang cukup kondang di Indonesia raya dan juga merupakan pengguna intens Mac untuk mencontreng Applenya. I don’t buy the symbol!
Pakek Mac? Gengsinya doong, gayanya doong! Ah t*ik lah!
Thanks Mas Adhit…
Ada seorang teman yang berbaik hati mengirimkan hasil karyanya pada saya. Dan terus terang, saya adalah penggemar karya-karya nya yang serba simpel. Dibuat dengan Garage Band (editor musik freeware, yang terbundling tiap kita beli mac) dengan proses recording yang simpel dibandingkan dengan rekaman di studio, didistribusikan secara simpel, cukup download, ndak usah bayar, dan musik yang simpel pula. Easy listening…
Sebenere, sudah cukup lama Mas Adhit mengirimkan CD itu. Tapi kok ya baru berterima kasih sekarang *dasar kurang ajar, ngapain wae sejak 19 Maret?* . Sekali lagi, thanks Mas, sudah dibagi karya sampeyan yang luar biasa simpel, tapi superior. Simply superior! – kok malah jadi kayak iklan … ya
Multimedia di Mac OSX
Bagi sampeyan-sampeyan yang baru saja berpindah dari jendela ke apel, mungkin ngeluh, beberapa audio atau video yang tadinya bisa di play di windows ndak bisa diputer di Mac OS X karena tidak adanya codec.
Bawaan Mac OS X, –CMIIW– hanyalah codec bawaan quicktime, standar untuk menjalankan .mov, MPEG file, dan juga .3gp <– ini paling heboh
Solusinya cukup mudah, sampeyan bisa download codec pack –semacam K-Lite Codec Pack di windows– perian. Dengan perian, sampeyan bisa menjalankan
- Format File: AVI, DIVX, FLV, MKV, GVI, VP6, and VFW
- Tipe Video: MS-MPEG4 v1 & v2, DivX, 3ivx, H.264, Sorenson H.263, FLV/Sorenson Spark, FSV1, VP6, H263i, VP3, HuffYUV, FFVHuff, MPEG1 & MPEG2 Video, Fraps, Snow, NuppelVideo, Techsmith Screen Capture, DosBox Capture
- Tipe Audio: Windows Media Audio v1 & v2, Flash ADPCM, Xiph Vorbis (in Matroska), and MPEG Layer I & II Audio, True Audio, DTS Coherent Acoustics, Nellymoser ASAO
- AVI support untuk: AAC, AC3 Audio, H.264, MPEG4, and VBR MP3
- Support Subtitle: SSA/ASS and SRT
Tinggal WMV saja yang kurang. Untuk format yang satu ini, sampeyan bisa menggunakan flip4mac. Dan quicktime sampeyan tinggal pancall buat menjalankan file-file audio/video dalam berbagai format.
Print Screen di Mac OSX
Beberapa waktu yang lalu, dah agak lama sih, Si Rudek tanya sama saya soal print screen di OS X, karena dia baru mengenal OSX setahunan, dari sebelume memakai Windows, dia baru sadar kalau ndak ada tombol printscreen di MacBook nya. Trus, gimana carane print screen?
Sebenere carane guampang untuk print screen di OS X. Bahkan, jauh lebih guampang dari yang sering kita lakukan di PC biasa. Saya share sekalian lah carane disini, siapa tahu ada gunanya juga
. Ada beberapa cara dalam melakukan print screen di OS X, langkah-langkahnya kurang lebih seperti dibawah ini:
Print Screen Keseluruhan Layar:
- Tekan tombol [apple] + [shift] + [3] bersamaan, lalu lepaskan
- Klik dengan mouse layar sampeyan
- Selesai, sampeyan bakal melihat sebuah file baru di desktop. Itulah hasil print screen nya
Print Screen Sebagian:
- Tekan tombol [apple] + [shift] + [4] bersamaan, lalu lepaskan
- Kursor akan berubah menjadi tanda +
- Drag (klik dan tahan) cursor mouse ke area yang di inginkan
- Selesai, sampeyan bakal melihat sebuah file baru di desktop. Itulah hasil print screen nya
Print Screen Window Aplikasi:
- Tekan tombol [apple] + [shift] + [4] bersamaan, lalu lepaskan
- Kursor akan berubah menjadi tanda +
- Tekan tombol [spacebar]
- Tanda + akan berubah menjadi gambar kamera
- Pilih window aplikasi yang mau di capture
- Selesai, sampeyan bakal melihat sebuah file baru di desktop. Itulah hasil print screen nya
Gampang khan? Jauh lebih gampang daripada print screen, buka program dan paste di windows?
Terminal Command Mac OS Yang (mungkin) Berguna
Lama gak nulis soal mac mac an… nulis lagi ah… Kali ini soal setting MAC OS X melalui terminal command yang moga-moga berguna.
Read more
Mac OS Software
Ada site bagus soal mac os software. Buat yang perlu, hubungi saya. Maap yo? demi kebaikan bersama, saya ndak bisa kasih tahu langsung site nya.
Demikian pemberitahuan saya… :p
Some Useful Mac OS X Tips
Membuat file PDF:
Kita dapat membuat file dengan format dokumen portabel di Mac OS X dengan mudah. Hampir disetiap program yang menyediakan fasilitas untuk mencetak, maka anda membuat file PDF dari menu tersebut. Sebagai contoh kita akan membuat file dokumen portabel dari sebuah dokumen dalam format Microsoft Word (.doc). Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Buka file tersebut. Lakukan editing bila diperlukan. Kemudian simpan tanpa menutup file tersebut.
- Kemudian pilih menu ‘File’, kemudian pilih sub-menu ‘Print’. Atau anda bisa juga menekan tombol ‘Command/Apple’ dan tombol ‘P’
- Perhatikan bagian bawah kiri dari jendela dialog, kemudian klik ‘PDF’
- Kemudian pilih ‘Save as PDF’
- Ketik nama file PDF yang diinginkan.
- Pilih lokasi penyimpanan yang diinginkan dengan menekan tanda segitiga hitam di depan nama file.
- Bila semuanya sudah sesuai, pilih ‘Save’
Dan jadilah sebuah file PDF sesuai dengan dokumen asli anda. Cara yang sama juga dapat digunakan untuk semua jenis program yang dapat memanfaatkan fasilitas cetak.
Klik kanan di Mac OS ?
Tekan tombol “Control” di keyboard anda lalu klik mouse anda.
Hotkey: ctrl+mouse button
Menjalankan Apache
- Buka System Preferences -> Sharing, lalu nyalakan Personal Web Sharing
- Buka browser, lalu ketik localhost atau 127.0.0.1. -sangat mudah, mudah banget bila dibandingkan dengan Windows!-
- Untuk memasukkan content, masukkan di Library / WebServer / Documents
F8 Di Mac
Berbagai kombinasi ini harus ditekan setelah menekan tombol power-up di Mac:
X – Memaksa menjalankan Mac OS X
option – Memunculkan berbagai pilihan startup disk. Untuk Mac Intel dengan Boot Camp, user dapat memilih untuk masuk Mac OS X atau OS lain
cmd-opt-Shift-Del – Melompati start-up disk biasa dan booting dari start-up disk lain (seperti sebuah CD / FireWire drive)
C – Start-up dari CD drive
N – Start-up dari server jaringan (NetBoot)
T – Start-up dalam FireWire target disk mode. Menjadikan Mac anda sebuah FireWire HDD
Shift – Start-up dalam Mac OS X safe mode
Cmd-V – Start-up dalam mode Verbose
Cmd-S – Start-up dalam mode Single user
cmd-opt-p-r – Mereset PRAM. Tahan sampai dengan nada aktif kedua
cmd-opt-n-v – Mereset NVRAM.
cmd-opt-o-f – Sart-up dalam Open Firmware
tahan mouse button – mengeluarkan secara paksa CD/DVD

