Someone Must Do The Dirtywork

Wah, #keminggris nih judulnya. Tapi entah bener entah enggak thu inggrisnya. Ehehehe. Yap, kali ini saya pengen ngomongin soal pekerjaan “kotor”.

Tahu sampah kan? Bayangkan kalau seandainya gak ada tukang sampah, apa ndak beribet thu. Sampah menggunung dimana-mana. Menimbulkan bau yang gak karu-karuan, dan tentunya gak enak dipandang mata.

Itu baru sampah beneran. Bagaimana dengan “sampah” masyarakat? Tentunya jauh lebih merepotkan. Menimbulkan dampak yang saya kira jauh lebih buruk dari sampah biasa.

Tapi seperti juga sampah biasa, mereka sebenarnya sangat potensial kalau kita mau dan sedikit tahu cara mengolah yang tepat. Masalahnya, banyak dari kita yang justru menutup mata, tidak mau tahu atau takut, bahkan saat di dekat mereka. Banyak juga yang berpegangan pada prinsip kuno, kamu adalah apa yang didekatmu. Kamu berteman dengan saudagar minyak wangi, maka wangilah kamu. Kamu berada dekat sampah, maka busuklah kamu.

Someone must do the dirty works right? So will you have enough gutt to do that?

Well, I do that dirty work. Wanna join? Atau bahkan mau memulai sendiri?

About Hamid

Job seeker by the day. Superhero by the Night.
This entry was posted in Opini, Stories and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>